Annual SPT Reporting (Corporate & Personal)
in Yogyakarta
Annual SPT reporting compliance with precise calculations, minimizing future tax audit risks. Perfect solution for Ekonomi Kreatif & Seni Budaya business and other sectors in Yogyakarta.
Understand Yogyakarta Context
We understand local business challenges, from UMK Rp 2.492.997 to regional regulations.
Professional Standards
Our Annual SPT Reporting (Corporate & Personal) services are performed by certified teams (Brevat A/B, CA, CPA) with high standards.
Industry Specialist
Experienced in handling Ekonomi Kreatif & Seni Budaya, Pariwisata & Perhotelan (Homestay), Pendidikan & Lembaga Kursus, Startup Digital & Software House, Kerajinan & Batik, Kuliner Tradisional & Kafe clients in Daerah Istimewa Yogyakarta region.
Annual SPT Reporting (Corporate & Personal)
Annual SPT reporting compliance with precise calculations, minimizing future tax audit risks.
Fiscal Reconciliation
Adjustment of commercial reports to fiscal reports according to the latest Tax Law provisions.
Benefit-in-Kind Compliance (PMK-66)
Tax calculation on employee facilities (Natura) according to current regulations.
Other perpajakan Services in Yogyakarta
SP2DK Assistance & Audit
Professional assistance in responding to Letters of Request for Explanation of Data and/or Information (SP2DK) from the tax office.
Monthly Tax Compliance (SPT Masa)
Management of monthly tax obligations including PPh 21, PPh 23, Final Tax, and VAT to avoid late penalties.
Tax Planning
Strategic efficiency of tax burdens legally (tax avoidance) without violating applicable legal provisions.
FAQ Annual SPT Reporting (Corporate & Personal) Yogyakarta
Pertanyaan Umum (FAQ)
Bagaimana perhitungan pajak bagi seniman atau pekerja seni di Yogyakarta?
Seniman dapat menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN) dengan tarif norma 50% (untuk ibukota provinsi/daerah tertentu) dari penghasilan bruto jika omzet setahun di bawah Rp 4,8 miliar. Pajak dihitung dari penghasilan neto dikurangi PTKP, lalu dikalikan tarif progresif PPh Pasal 17.
Apakah usaha homestay atau kos-kosan di Jogja kena pajak?
Usaha persewaan tanah dan/atau bangunan seperti kos-kosan atau homestay dikenakan PPh Final Pasal 4 ayat (2) sebesar 10% dari jumlah bruto nilai persewaan. Jika omzet sudah PKP, wajib memungut PPN 11%.
Apa kewajiban pajak untuk Digital Nomad yang tinggal di Yogyakarta?
Jika tinggal di Indonesia lebih dari 183 hari dalam 12 bulan, Digital Nomad menjadi Subjek Pajak Dalam Negeri (SPDN) dan wajib lapor SPT Tahunan. Penghasilan dari luar negeri juga wajib dilaporkan dan diperhitungkan pajaknya di Indonesia (worldwide income), dengan kredit pajak luar negeri (PPh 24) jika ada.