Akuntansi & Pembukuan ยท KBLI 45201

Akuntansi Bengkel & Otomotif

Bengkel otomotif mengelola dua sumber pendapatan: jasa servis dan penjualan sparepart. Pencatatan harus memisahkan HPP jasa (tenaga kerja, alat) dengan HPP sparepart untuk analisis margin. Work order menjadi dokumen kunci untuk tracking biaya per kendaraan. Arunika Consulting membantu bengkel menerapkan akuntansi yang rapi sesuai SAK EMKM.

Yang biasanya jadi masalah

  • HPP Gabungan Jasa + Sparepart

    Invoice bengkel mencakup jasa dan sparepart, perlu pemisahan untuk analisis margin masing-masing.

  • Persediaan Multi-SKU

    Ratusan jenis sparepart dengan perputaran berbeda memerlukan sistem inventory yang rapi.

  • Work Order Tidak Tercatat

    Tanpa dokumentasi work order, biaya per kendaraan dan efisiensi montir sulit diukur.

  • Pendapatan Tunai Tidak Tercatat

    Pembayaran tunai dari pelanggan walk-in sering tidak tercatat lengkap.

Yang kami kerjakan

  1. 01

    Sistem Work Order

    Implementasi work order per kendaraan yang mencatat jasa, sparepart terpakai, dan waktu pengerjaan.

    • Tracking biaya akurat
    • Efisiensi montir terukur
    • Invoice otomatis
  2. 02

    Pemisahan Margin Jasa vs Parts

    Struktur akun yang memisahkan pendapatan dan HPP jasa dengan pendapatan dan HPP sparepart.

    • Margin per kategori jelas
    • Pricing lebih tepat
    • Analisis profitabilitas
  3. 03

    Inventory Sparepart

    Kartu stok sparepart dengan reorder point dan analisis slow-moving parts.

    • Stok optimal
    • Tidak overstok
    • Modal kerja efisien

Regulasi terkait

  • SAK EMKM

    Standar Akuntansi Entitas Mikro Kecil dan Menengah

    Kerangka pelaporan sederhana untuk bengkel dan usaha otomotif skala UMKM.

  • PSAK 23

    Pendapatan

    Pengakuan pendapatan jasa servis dan penjualan sparepart.

  • PSAK 14

    Persediaan

    Pencatatan stok sparepart, oli, dan bahan habis pakai bengkel.

Kalau kantor pajak mulai bertanya

Tim yang mengurus pembukuan dan pajak Anda juga yang mendampingi saat datang SP2DK, pemeriksaan, sampai keberatan dan banding.

Cara kami menangani sengketa pajak

Pertanyaan Umum (FAQ)

Bagaimana menghitung HPP jasa servis?

HPP jasa terdiri dari biaya tenaga kerja montir (gaji per jam ร— waktu kerja), biaya alat, dan overhead bengkel yang dialokasikan per work order.

Apakah perlu memisahkan pendapatan jasa dan sparepart?

Ya. Pemisahan penting untuk menganalisis margin masing-masing. Jasa biasanya margin lebih tinggi (50-70%) dibanding sparepart (20-30%).

Bagaimana mencatat garansi servis?

Estimasi biaya garansi dapat dicatat sebagai provisi (liabilitas) saat servis dilakukan, atau diakui sebagai beban saat klaim terjadi untuk SAK EMKM.

Bagaimana layanan akuntansi membantu efisiensi biaya operasional?

Dengan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu, Anda dapat mengidentifikasi pemborosan biaya (cost leakage), memantau margin keuntungan per produk, dan mengambil keputusan bisnis berbasis data untuk meningkatkan efisiensi.

Apakah laporan keuangan bisa diakses secara real-time?

Ya, kami menggunakan sistem akuntansi berbasis cloud (Jurnal/Accurate Online) yang memungkinkan Anda memantau arus kas, laba rugi, dan performa bisnis kapan saja dan di mana saja secara real-time.

Bagaimana laporan disiapkan untuk keperluan audit eksternal atau bank?

Laporan disusun sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dengan dokumentasi dan jejak transaksi (traceability) yang bisa ditelusuri, sehingga siap dipakai untuk proses audit eksternal maupun pengajuan kredit perbankan.

Ceritakan kondisi usaha Anda

Kirimkan bidang usaha, kira-kira omzet setahun, dan apa yang sedang jadi masalah. Kami balas lewat WhatsApp.

Chat via WhatsApp