Sistem & Teknologi KBLI 47111 Risiko Sedang

Sistem Retail Omnichannel

Retail omnichannel menyatukan pengalaman belanja offline (toko) dan online (website, marketplace) dengan inventory dan customer data yang terintegrasi. Customer bisa beli online-pickup di toko (BOPIS), atau lihat di toko-beli online. Arunika Consulting membantu retailer mengimplementasikan sistem omnichannel yang meningkatkan sales dan customer experience.

Tantangan Teknologi

Inventory Sync Multi-Channel

Stok harus real-time tersinkronisasi antara toko fisik, website, dan multiple marketplace.

Order Management Terpusat

Order dari berbagai channel harus masuk ke satu sistem untuk fulfillment yang efisien.

Unified Customer Data

Data customer dari offline dan online harus merged untuk personalisasi dan loyalty.

Solusi Teknologi Kami

1

Omnichannel Inventory

Implementasi sistem inventory yang sync real-time ke POS, website, dan marketplace API.

  • No oversell
  • Stok akurat
  • Fulfillment optimal
2

Unified OMS

Order Management System terpusat yang routing order ke toko/gudang terdekat untuk fulfillment.

  • Faster delivery
  • Efisiensi stok
  • Customer satisfaction
3

Customer Data Platform

CDP yang menyatukan data customer dari semua channel untuk segmentasi dan personalisasi.

  • Personalized marketing
  • Higher CLV
  • Better insights

Regulasi Pajak Terkait

UU Perdagangan

UU No. 7/2014 tentang Perdagangan

Regulasi dasar perdagangan termasuk e-commerce dan perlindungan konsumen.

PP E-Commerce

PP No. 80/2019 tentang PMSE

Ketentuan untuk perdagangan melalui sistem elektronik.

UU PDP

UU Perlindungan Data Pribadi

Perlindungan data customer dalam sistem retail.

Butuh Solusi Teknologi untuk Sistem Retail Omnichannel?

Konsultasikan kebutuhan teknologi bisnis Anda dengan tim ahli kami. Gratis konsultasi awal.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Pertanyaan Umum (FAQ)

Bagaimana sync inventory dengan marketplace?

Melalui API integration dengan Tokopedia, Shopee, dll. Sistem ERP/POS push stok ke channel dan pull order secara real-time.

Apa itu BOPIS?

Buy Online Pickup In Store - customer beli online dan ambil di toko. Memerlukan inventory visibility dan store fulfillment capability.

Berapa investasi untuk omnichannel?

Bervariasi dari Rp 50 juta (integrasi sederhana) hingga Rp 1 Miliar+ untuk enterprise unified commerce platform.

Apakah proses migrasi sistem akan mengganggu operasional harian?

Kami menggunakan metode 'Parallel Run' dimana sistem lama dan baru berjalan bersamaan sementara waktu. Hal ini meminimalisir downtime dan memastikan operasional bisnis tetap berjalan normal selama proses transisi.

Bisakah sistem akuntansi terhubung otomatis dengan POS dan Bank?

Ya, kami mengkhususkan diri dalam integrasi API. Sistem akuntansi dapat ditarik datanya otomatis dari POS (Moka, Pawoon), E-commerce (Shopee, Tokopedia), dan Rekening Koran Bank, menghilangkan input manual yang rawan salah.

Software apa yang paling cocok untuk industri saya?

Rekomendasi software bergantung pada kompleksitas bisnis. Untuk jasa/dagang sederhana, kami sarankan Jurnal/Accurate. Untuk manufaktur kompleks atau distribusi besar, kami mungkin menyarankan Odoo ERP. Kami berikan rekomendasi objektif setelah assessment.