Akuntansi & Pembukuan KBLI 41010 Risiko Tinggi

Akuntansi Profesional untuk Kontraktor Konstruksi Gedung

Kelola pendapatan bertahap, biaya proyek, retensi, dan WIP dengan sistem akuntansi yang akurat sesuai PSAK 72. Laporan keuangan proyek yang presisi untuk pengambilan keputusan bisnis.

Konsultasi Akuntansi Proyek
A
B
C
80+ Proyek Gedung Terkelola
Melayani kontraktor gedung di Jakarta, Surabaya, dan kota besar lainnya

Tantangan Umum

Revenue Recognition Over Time

Pendapatan konstruksi gedung harus diakui secara proporsional seiring penyelesaian proyek, bukan saat invoice diterbitkan atau pembayaran diterima. Salah menghitung persentase penyelesaian bisa menghasilkan laporan keuangan yang menyesatkan.

Cost Tracking per WBS

Biaya material, tenaga kerja, subkontraktor, dan overhead harus dialokasikan ke setiap work breakdown structure agar margin per item pekerjaan dapat dipantau secara real-time.

Overbilling dan Underbilling

Selisih antara nilai progress billing dan pendapatan yang diakui menciptakan pos kontrak (aset/liabilitas kontrak) yang harus dicerminkan dengan benar dalam laporan keuangan.

Retensi dan Piutang Proyek

Nilai retensi (5-10% dari kontrak) ditahan selama masa pemeliharaan dan baru dibayar setelah jangka waktu tertentu, menciptakan piutang jangka panjang yang perlu diakui secara proper.

Solusi Kami

1

Cost-to-Cost Revenue Recognition

Menerapkan metode cost-to-cost untuk menghitung persentase penyelesaian berdasarkan biaya aktual vs estimasi total biaya proyek sesuai PSAK 72.

  • Revenue akurat sesuai progres
  • Konsisten dengan standar akuntansi
  • Memudahkan audit
2

Work Breakdown Structure Accounting

Struktur biaya per WBS memungkinkan pelacakan margin per item pekerjaan (foundation, structure, MEP, finishing) secara detail.

  • Profit per item pekerjaan jelas
  • Identifikasi area overcost
  • Perencanaan proyek lebih baik
3

Contract Position Monitoring

Dashboard real-time untuk memantau posisi kontrak: overbilling vs underbilling, retensi outstanding, dan cash flow proyek.

  • Posisi keuangan proyek transparan
  • Cash flow proaktif
  • Mencegah kerugian tersembunyi

Regulasi Pajak Terkait

PSAK 72

Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan

Pengakuan pendapatan konstruksi berdasarkan transfer kontrol atas jasa kepada pelanggan secara bertahap.

SAK EP

Standar Akuntansi Entitas Privat

Kerangka pelaporan untuk perusahaan konstruksi skala menengah tanpa akuntabilitas publik.

PSAK 36

Sewa

Pencatatan aset sewa guna (right-of-use) untuk peralatan berat dan fasilitas proyek.

Butuh Bantuan untuk Bisnis Akuntansi Konstruksi Gedung?

Konsultasikan kebutuhan pembukuan dan perpajakan bisnis Anda dengan tim profesional kami. Gratis konsultasi awal.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Pertanyaan Umum (FAQ)

Bagaimana cara menghitung persentase penyelesaian konstruksi gedung?

Persentase penyelesaian dihitung dengan membagi biaya aktual yang sudah dikeluarkan dengan estimasi total biaya proyek (cost-to-cost method). Biaya aktual meliputi material, tenaga kerja langsung, dan biaya subkontraktor yang sudah tercatat.

Apa dampak overbilling terhadap laporan keuangan?

Overbilling (tagihan melebihi pendapatan yang diakui) dicatat sebagai liabilitas kontrak di neraca. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan sudah menerima pembayaran untuk pekerjaan yang belum sepenuhnya diakui sebagai pendapatan.

Bagaimana mencatat retensi dalam akuntansi proyek?

Retensi dicatat sebagai piutang retensi (bagian dari piutang usaha) dan diakui secara paralel dengan pendapatan proyek. Namun, realisasinya baru terjadi setelah masa pemeliharaan berakhir dan seluruh kewajiban kontrak dipenuhi.

Bagaimana layanan akuntansi membantu efisiensi biaya operasional?

Dengan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu, Anda dapat mengidentifikasi pemborosan biaya (cost leakage), memantau margin keuntungan per produk, dan mengambil keputusan bisnis berbasis data untuk meningkatkan efisiensi.

Apakah laporan keuangan bisa diakses secara real-time?

Ya, kami menggunakan sistem akuntansi berbasis cloud (Jurnal/Accurate Online) yang memungkinkan Anda memantau arus kas, laba rugi, dan performa bisnis kapan saja dan di mana saja secara real-time.

Bagaimana jaminan akurasi laporan untuk keperluan audit eksternal atau bank?

Laporan disusun oleh tim akuntan tersertifikasi sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Kami menjamin kerapian dan ketelusuran (traceability) data sehingga siap untuk proses audit eksternal maupun pengajuan kredit perbankan.