Akuntansi & Pembukuan · KBLI 71100

Jasa Akuntansi & Pembukuan Studio Arsitektur

Sistem pembukuan khusus studio arsitektur: WIP multi-bulan, retainer, fee per milestone, multi-client. Untuk solo praktisi hingga firma 50+ arsitek.

Yang biasanya jadi masalah

  • WIP Signifikan untuk Proyek Multi-Bulan

    Proyek desain arsitektur berlangsung 2-12 bulan (konsep, schematic, design development, construction drawing). Biaya keluar dari awal (gaji arsitek, software, modeling), tapi fee baru diterima bertahap berdasarkan milestone. WIP perlu dihitung per akhir bulan untuk neraca akurat.

  • Retainer Bulanan dengan Klien Korporat

    Studio arsitektur sering punya klien korporat (developer, real estate) yang membayar retainer bulanan untuk layanan konsultasi desain ongoing. Pendapatan retainer perlu diakui tiap bulan sesuai jasa yang diberikan, bukan saat invoice dibayar.

  • Fee Berdasarkan Milestone yang Kompleks

    Proyek arsitektur biasanya dengan fee bertahap: DP 20% (saat kontrak), fee desain 30% (setelah schematic), fee konstruksi 50% (setelah CD selesai). Tracking fee per milestone, pengakuan pendapatan, dan invoice terpisah memerlukan sistem rapi.

  • Multi-Client dengan Standar Kontrak Berbeda

    Studio melayani multi-client: individu (proyek residensial), korporat (developer, hotel), pemerintah (tender, SBU), dan ekspor. Tiap client punya standar kontrak, fee structure, dan payment terms berbeda. Tracking per client penting untuk profitabilitas.

  • Subkontraktor Konsultan

    Studio arsitektur sering menggunakan subkontraktor: konsultan struktur, MEP (mekanikal, elektrikal, plumbing), landscape, dan interior. Subkontraktor dikenai PPh 23 (2% dari nilai jasa), dan perlu rekonsiliasi yang rapi.

  • Standar Profesionalisme (IAPI/IAI)

    Arsitek yang praktik harus memiliki STRA (Surat Tanda Registrasi Arsitek) dari IAI. Studio arsitektur juga dapat memiliki sertifikasi ISO 9001 untuk quality management. Compliance profesionalisme ini penting untuk tender dan reputasi.

Yang kami kerjakan

  1. 01

    Modul WIP per Proyek Multi-Bulan

    Setup tracking WIP per proyek: biaya yang sudah dikeluarkan (gaji, software, modeling) di akhir bulan, dan persentase progres. Termasuk automatic WIP rollover ke revenue recognition saat milestone tercapai.

    • WIP akurat
    • Laba per periode tepat
    • Multi-proyek terkelola
  2. 02

    Modul Retainer Bulanan

    Setup pembukuan yang mengelola retainer bulanan: invoice otomatis, pengakuan pendapatan tiap bulan, dan tracking per client. Termasuk identifikasi retainer yang tidak terbayar (aging).

    • Retainer terkelola
    • Pendapatan monthly accrual
    • Piutang tertagih
  3. 03

    Modul Fee per Milestone

    Setup tracking fee per milestone: DP, fee desain, fee konstruksi. Termasuk invoice otomatis per milestone, dan rekonsiliasi dengan progress. Identifikasi milestone yang tertunda.

    • Fee per milestone ter-tracking
    • Invoice otomatis
    • Cash flow terkontrol
  4. 04

    Modul Multi-Client

    Setup pembukuan per client dengan fee structure, payment terms, dan standar kontrak berbeda. Termasuk konsolidasi multi-client untuk owner view.

    • Margin per client terukur
    • Multi-client terkelola
    • Owner visibility
  5. 05

    Modul Subkontraktor Konsultan

    Setup tracking subkontraktor: konsultan struktur, MEP, landscape, interior. PPh 23 (2%) dipotong dari invoice subkontraktor, dan bukti potong PPh 23 untuk dokumentasi.

    • Subkontraktor terkelola
    • PPh 23 compliant
    • Siap diperiksa DJP
  6. 06

    Modul Compliance Profesionalisme

    Setup tracking STRA arsitek, sertifikasi ISO 9001, dan compliance dengan standar IAI. Termasuk reminder untuk perpanjangan STRA dan audit ISO.

    • STRA selalu aktif
    • ISO compliant
    • Reputasi profesional

Cara kami bekerja

  1. 01

    Assessment Skala & Proyek

    Analisis skala studio (jumlah arsitek, proyek aktif, jenis client), sistem pencatatan existing, fee structure, dan pain point (WIP, retainer, multi-client).

  2. 02

    Setup Chart of Account & WIP Template

    Penyusunan chart of account khusus arsitektur, template WIP per proyek, format retainer billing, dan prosedur fee per milestone.

  3. 03

    Migrasi Data & Integrasi

    Migrasi data proyek, retainer, dan fee historis. Integrasi dengan software arsitektur (AutoCAD, Revit) dan software akuntansi.

  4. 04

    Pelaporan Bulanan & Review

    Laporan keuangan bulanan dengan analisis WIP, margin per proyek, dan retainer aging. Review berkala untuk optimalisasi pricing dan cash flow.

Regulasi terkait

  • PSAK 14

    Persediaan

    Persediaan studio arsitektur (kertas cetak, tinta, model material) yang digunakan untuk produksi gambar kerja dan mockup. Termasuk WIP untuk proyek desain yang berjalan multi-bulan.

  • PSAK 16

    Aset Tetap

    Peralatan studio (workstation, plotter, software berlisensi, kamera untuk dokumentasi) dicatat sebagai aset tetap dengan penyusutan garis lurus. Software arsitektur (AutoCAD, Revit, SketchUp) biasanya subscription, bukan capitalized.

  • PSAK 19

    Aset Tak Berwujud

    Brand studio, portofolio proprietary, dan desain template dapat diakui sebagai aset tak berwujud jika memenuhi kriteria PSAK 19, dengan amortisasi sesuai masa manfaat.

  • PSAK 34

    Kontrak Konstruksi (untuk proyek desain terintegrasi)

    Proyek desain arsitektur yang terintegrasi dengan konstruksi (design-and-build) dapat diklasifikasikan sebagai kontrak konstruksi, dengan metode percentage of completion.

  • PSAK 72

    Pendapatan dari Kontrak dengan Customer

    Pendapatan studio arsitektur dari multi-channel (desain interior, master plan, konsultasi) diakui saat transfer kontrol deliverable. Termasuk fee berdasarkan milestone, retainer bulanan, dan konsinyasi fee (untuk konsultan subkontraktor).

  • PP 55/2022

    PPh Final UMKM

    Studio arsitektur UMKM dengan omzet di bawah Rp 4,8 Miliar dapat memilih PPh Final 0,5%. Untuk studio dengan banyak arsitek senior (beban gaji besar), perlu disimulasikan vs tarif umum.

Kalau kantor pajak mulai bertanya

Tim yang mengurus pembukuan dan pajak Anda juga yang mendampingi saat datang SP2DK, pemeriksaan, sampai keberatan dan banding.

Cara kami menangani sengketa pajak

Pertanyaan Umum (FAQ)

Berapa biaya jasa pembukuan untuk studio arsitektur?

Kami memakai satu daftar harga untuk semua industri. Pembukuan bulanan mulai Rp750.000/bulan (Mikro: ≤30 transaksi, 1 rekening, non-PKP) dan Rp1.250.000/bulan untuk ≤100 transaksi. Pajak bulanan mulai Rp600.000/bulan untuk orang pribadi usaha dan Rp1.000.000/bulan untuk badan non-PKP. Paket Starter badan (laporan keuangan bulanan, pajak bulanan, dan SPT Tahunan Badan) mulai Rp2.000.000/bulan untuk non-PKP dan Rp3.000.000/bulan untuk PKP. Harga final mengikuti volume dan kondisi dokumen, disampaikan sebelum mulai.

Bagaimana cara menghitung WIP untuk proyek desain?

WIP untuk proyek desain dihitung per akhir bulan: biaya yang sudah dikeluarkan (gaji arsitek yang teralokasi × jam kerja + biaya software subscription yang dialokasikan + biaya overhead) dibagi total estimasi biaya. Misal: proyek 6 bulan, biaya kumulatif bulan ke-3 = Rp 150 juta dari estimasi Rp 300 juta = 50% progres. WIP di neraca: Rp 150 juta. Saat fee desain diterima (misal: 30% dari kontrak Rp 500 juta = Rp 150 juta), revenue diakui Rp 150 juta dan WIP bergeser menjadi COGS.

Apakah jasa arsitektur kena PPN?

Ya, jasa arsitektur adalah jasa kena PPN 11% sesuai UU PPN 42/2009. Studio arsitektur yang melayani klien korporat PKP (developer, real estate, pemerintah) wajib membuat faktur pajak PPN 11%. Tanpa PKP, studio tidak bisa melayani klien korporat yang mensyaratkan faktur pajak, dan kehilangan market. Konsultan freelance yang melayani individu boleh tidak PKP, tapi untuk tender pemerintah atau klien korporat besar, PKP menjadi syarat.

Bagaimana PPh Final UMKM 0,5% berlaku untuk studio arsitektur?

Studio arsitektur dengan omzet di bawah Rp 4,8 Miliar per tahun dapat memilih PPh Final 0,5% dari omzet bruto. Mayoritas studio kecil-menengah menggunakan ini. Untuk studio dengan banyak arsitek senior (beban gaji besar), tarif umum 22% sering lebih menguntungkan karena PPh 21, 23, 25 bisa dikreditkan. Sebagai patokan: studio dengan 5+ arsitek senior pada umumnya lebih untung di tarif umum. Simulasi multi-tahun untuk menentukan.

Bagaimana cara menangani retainer bulanan dengan klien korporat?

Retainer bulanan: klien korporat (developer, hotel) membayar fixed amount per bulan untuk layanan konsultasi desain ongoing. Pembukuan: (1) invoice di akhir bulan untuk retainer bulan tersebut, (2) pengakuan pendapatan saat invoice (atau saat jasa diberikan, accrual basis), (3) tracking aging: retainer yang tidak dibayar dalam 30 hari harus di-follow up, (4) konsolidasi retainer per klien untuk visibility. Termasuk renegosiasi retainer tahunan dengan klien, dan tracking utilitas (jasa yang diberikan vs retainer).

Berapa biaya jasa konsultan pajak untuk studio arsitektur?

Kami memakai satu daftar harga untuk semua industri. Pembukuan bulanan mulai Rp750.000/bulan (Mikro: ≤30 transaksi, 1 rekening, non-PKP) dan Rp1.250.000/bulan untuk ≤100 transaksi. Pajak bulanan mulai Rp600.000/bulan untuk orang pribadi usaha dan Rp1.000.000/bulan untuk badan non-PKP. Paket Starter badan (laporan keuangan bulanan, pajak bulanan, dan SPT Tahunan Badan) mulai Rp2.000.000/bulan untuk non-PKP dan Rp3.000.000/bulan untuk PKP. Harga final mengikuti volume dan kondisi dokumen, disampaikan sebelum mulai.

Bagaimana layanan akuntansi membantu efisiensi biaya operasional?

Dengan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu, Anda dapat mengidentifikasi pemborosan biaya (cost leakage), memantau margin keuntungan per produk, dan mengambil keputusan bisnis berbasis data untuk meningkatkan efisiensi.

Apakah laporan keuangan bisa diakses secara real-time?

Ya, kami menggunakan sistem akuntansi berbasis cloud (Jurnal/Accurate Online) yang memungkinkan Anda memantau arus kas, laba rugi, dan performa bisnis kapan saja dan di mana saja secara real-time.

Bagaimana laporan disiapkan untuk keperluan audit eksternal atau bank?

Laporan disusun sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dengan dokumentasi dan jejak transaksi (traceability) yang bisa ditelusuri, sehingga siap dipakai untuk proses audit eksternal maupun pengajuan kredit perbankan.

Ceritakan kondisi usaha Anda

Kirimkan bidang usaha, kira-kira omzet setahun, dan apa yang sedang jadi masalah. Kami balas lewat WhatsApp.

Chat via WhatsApp