Perpajakan · KBLI 19100
Konsultan Pajak untuk Industri Kokas (Coke) & Briket Batu Bara
Layanan pajak untuk pabrik kokas metalurgi, briket, dan produk turunan: PPN 11%, royalti 5-13,5%, tax allowance, AMDAL, ekspor.
Peringatan Kepatuhan
Batu bara untuk kokas dikenai royalti 5%-13,5% disetor ke ESDM. PPN 11% untuk kokas, semi-kokas, dan briket. Ekspor kokas relatif bebas dengan PPN 0%. Tax allowance 30% untuk investasi. AMDAL ketat karena polusi udara (debu, SO2, NOx) dan air limbah (fenol, sianida). PMA wajib divestasi saham bertahap. Beberapa negara mensyaratkan SNI dan sertifikat asal.
Yang biasanya jadi masalah
-
Royalti Batu Bara 5%-13,5%
Batu bara yang digunakan untuk kokas dikenai royalti 5%-13,5% dari harga acuan (benchmark price) yang disetor ke negara. Tarif bervariasi per kalori (CV - caloric value) dan jenis batu bara. Perhitungan royalti yang salah bisa berujung pada sanksi pencabutan IUP.
-
Tax Allowance untuk Industri Kokas
Industri kokas mendapat tax allowance 30% dari investasi aktual selama 6 tahun. Syarat minimum investasi Rp 100 Miliar. Tax holiday untuk investasi baru sesuai PMK 130/2020. Banyak pabrik tidak mengklaim karena tidak aware atau dokumentasi investasi kurang rapi.
-
PPN 11% untuk Multi-Produk Kokas
Pabrik kokas menghasilkan banyak produk: kokas metalurgi, semi-kokas, briket, dan produk turunan (tar, benzol, amoniak). Tiap produk punya treatment PPN dan potensi ekspor berbeda. PPN 11% multi-produk butuh tracking rapi.
-
Pasokan Batu Bara dari IUP atau Impor
Pabrik kokas membutuhkan batu bara coking (khusus untuk kokas) yang kualitasnya spesifik. Pasokan bisa dari IUP batu bara dalam negeri (Kalimantan, Sumatera) atau impor dari Australia. Bea masuk batu bara impor 0%-5%, PPN 11%, PPh Pasal 22 (2,5% untuk API).
-
Polusi Udara & Air Limbah
Pabrik kokas menghasilkan polusi udara signifikan (debu, SO2, NOx, PAH - Polycyclic Aromatic Hydrocarbons) dan air limbah (fenol, sianida, amoniak). Wajib memiliki AMDAL yang ketat, IPAL, dan sistem pengelolaan limbah B3. Tanpa AMDAL compliant, KLHK bisa menyegel.
-
Ekspor Kokas ke Pasar Asia
Ekspor kokas ke India (industri baja), China, dan Jepang dengan margin signifikan. PPN 0% dengan PEB, faktur pajak kode 06, dan bukti pembayaran ekspor. Beberapa buyer mensyaratkan SNI dan sertifikat asal.
-
Fluktuasi Harga Batu Bara & Kokas
Harga batu bara dan kokas dunia fluktuatif mengikuti permintaan baja global. Pabrik kokas rentan margin negatif saat harga batu bara naik tapi kokas turun. Penting untuk lindung nilai atau kontrak jangka panjang dengan buyer.
Yang kami kerjakan
- 01
Compliance Royalti Batu Bara
Setup pembukuan khusus royalti batu bara: akun terpisah, dokumen pendukung, rekonsiliasi dengan setoran ESDM, dan verifikasi harga acuan. Termasuk untuk fluktuasi harga batu bara dunia. Pelaporan periodik ke ESDM.
- Royalti compliant
- Rekonsiliasi rapi
- Audit ESDM lancar
- 02
Klaim & Optimalisasi Tax Allowance Kokas
Pendampingan pengajuan tax allowance 30% dari investasi untuk industri kokas: business plan, struktur investasi, verifikasi eligibilitas, dan rekonsiliasi dengan DJP Online. Termasuk untuk investasi di oven kokas modern, instalasi gas, dan fasilitas produksi.
- Tax allowance 30% terklaim
- Fasilitas pajak dikaji
- Pabrik efisien
- 03
PPN Multi-Produk Kokas
Setup pembukuan PPN multi-produk: kokas metalurgi (BKP, PPN 11%), semi-kokas (PPN 11%), briket (PPN 11%), dan produk turunan (tar, benzol). Termasuk akun PPN keluaran per produk, PPN masukan dari batu bara, dan PPN 0% untuk ekspor dengan PEB.
- PPN multi-produk rapi
- PPN ekspor valid
- SPT PPN lancar
- 04
Compliance Impor Batu Bara Coking
Pendampingan importasi batu bara coking: API, FTAs untuk tarif preferensi, dokumen bea cukai, PPN 11%, dan PPh Pasal 22. Termasuk untuk importasi dari Australia. Optimalisasi PPN masukan untuk recover.
- Impor compliant
- Bea masuk optimal
- PPN masukan recovered
- 05
Compliance AMDAL & Limbah B3
Pendampingan pengurusan AMDAL (ANDAL, RKL, RPL) untuk pabrik kokas: komunikasi dengan KLHK, monitoring polusi udara (debu, SO2, NOx), dan pengelolaan air limbah (fenol, sianida) dengan IPAL. Termasuk untuk izin TPS Limbah B3 (tar, slop) dengan pengolah bersertifikat.
- AMDAL compliant
- Polusi terkontrol
- Risiko sanksi KLHK rendah
- 06
Optimasi Ekspor Kokas
Pendampingan eksportir kokas: PPN 0% dengan PEB, SKA untuk pasar tertentu, faktur pajak kode 06, dan bukti pembayaran ekspor. Termasuk untuk ekspor ke India (industri baja) dan China. Pengajuan restitusi PPN untuk eksportir rutin.
- PPN ekspor valid
- Restitusi PPN optimal
- PPh Pasal 22 terklaim
- 07
Hedging Harga Batu Bara & Kokas
Konsultasi strategi lindung nilai untuk pabrik kokas: kontrak forward batu bara coking, opsi, dan harga acuan kokas. Termasuk pendampingan kontrak jangka panjang dengan buyer baja. Penting untuk stabilitas margin.
- Margin stabil
- Risiko harga terkendali
- Kontrak long-term aman
Cara kami bekerja
- 01
Assessment Skala & Skema
Pemetaan: kapasitas produksi (kokas, briket), sumber batu bara (IUP/impor), channel penjualan (lokal/ekspor), dan pain point royalti/tax allowance/AMDAL.
- 02
Review Pajak & Compliance
Review eligibilitas PPh Final UMKM, validasi PPN per produk, identifikasi royalti, dan analisis tax allowance.
- 03
Setup Pembukuan & Tax Allowance
Implementasi pembukuan multi-produk, akun royalti, template tax allowance, dan SOP AMDAL. Termasuk compliance impor.
- 04
Pendampingan & Audit
Review bulanan SPT, pendampingan saat audit DJP, pemeriksaan ESDM (royalti), KLHK (AMDAL), dan update regulasi minerba.
Regulasi terkait
-
PP 55/2022
PPh Final UMKM 0,5%
UMKM kokas dan briket batu bara dengan omzet di bawah Rp 4,8 Miliar per tahun dapat memilih PPh Final UMKM 0,5%. Untuk perusahaan kokas besar menggunakan tarif PPh badan Pasal 17 (22%) atau tax holiday untuk investasi.
-
UU PPN 42/2009
PPN 11% untuk Kokas & Briket
Kokas (coke metalurgi), semi-kokas, briket batu bara, dan produk turunan merupakan BKP kena PPN 11% saat PKP. PPN masukan dari batu bara, gas, dan operasional bisa di-recover. Ekspor kokas mendapat PPN 0%.
-
PP 81/2014 jo. PP 26/2022
Royalti Batu Bara
Batu bara yang digunakan untuk kokas dikenai royalti 5%-13,5% dari harga acuan yang disetor ke negara. Royalti masuk ke kas negara dan sebagian menjadi DBH ke daerah penghasil. Pabrik kokas membeli batu bara dengan harga sudah termasuk royalti.
-
Permen ESDM 7/2020
PMA & Divestasi Saham
PMA pertambangan (termasuk batu bara) wajib melakukan divestasi saham secara bertahap ke pihak Indonesia: tahun ke-10 (5%), ke-15 (10%), ke-20 (15%), ke-25 (20%), ke-30 (30%). Untuk pabrik kokas terintegrasi, divestasi juga berlaku.
-
PMK 211/PMK.04/2019
Ekspor Kokas & Produk Batu Bara
Ekspor kokas relatif bebas dengan PEB. Beberapa negara (India, China, Jepang) mensyaratkan sertifikat asal dan SNI. PPN 0% berlaku dengan PEB, faktur pajak kode 06, dan bukti pembayaran ekspor.
-
Permen LHK 13/2011
AMDAL & Pengelolaan Lingkungan
Pabrik kokas menghasilkan polusi udara (debu, SO2, NOx), air limbah (fenol, sianida), dan limbah B3 (tar, slop). Wajib memiliki AMDAL, IPAL, dan sistem pengelolaan limbah. Tanpa AMDAL, KLHK bisa menyegel.
-
PP 28/2021
Tax Allowance untuk Industri Kokas
Industri kokas mendapat tax allowance 30% dari investasi aktual selama 6 tahun. Syarat minimum investasi Rp 100 Miliar. Tax holiday juga tersedia untuk investasi baru sesuai PMK 130/2020.
Kalau kantor pajak mulai bertanya
Tim yang mengurus pembukuan dan pajak Anda juga yang mendampingi saat datang SP2DK, pemeriksaan, sampai keberatan dan banding.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apakah pabrik kokas wajib PKP dan kena PPN 11%?
Pabrik kokas dengan omzet di bawah Rp 4,8 Miliar per tahun tidak wajib PKP. Pabrik besar dengan omzet di atas Rp 4,8 Miliar wajib PKP, dengan PPN 11% untuk kokas, semi-kokas, dan briket. PPN masukan dari batu bara, gas, dan operasional bisa di-recover.
Berapa tarif royalti batu bara?
Royalti batu bara bervariasi 5%-13,5% dari harga acuan (benchmark price) yang ditetapkan Kementerian ESDM. Tarif berdasarkan kalori (CV - caloric value) dan jenis batu bara (coking coal, thermal coal, lignite, dst). Perhitungan royalti menggunakan harga acuan bulanan dari ESDM. Pabrik yang melanggar pembayaran royalti bisa kena sanksi pencabutan IUP.
Apakah pabrik kokas mendapat tax allowance?
Ya, industri kokas mendapat tax allowance 30% dari investasi aktual selama 6 tahun sesuai PP 28/2021. Syarat minimum investasi Rp 100 Miliar. Tax holiday untuk investasi baru sesuai PMK 130/2020. Banyak pabrik tidak mengklaim karena tidak aware atau dokumentasi investasi kurang rapi.
Berapa bea masuk batu bara coking impor?
Batu bara coking (HS 2701.12) dikenai bea masuk 0%-5% tergantung negara asal. Batu bara dari Australia dengan FTA Indonesia-Australia bisa 0%. PPN 11% di atas CIF + bea masuk. PPh Pasal 22 (2,5% untuk API) dipungut saat importasi. PPN masukan dari impor ini bisa di-recover untuk pabrik PKP.
Apa beda kokas dan briket batu bara?
Kokas (coke) adalah produk karbon padat yang dihasilkan dari pemanasan batu bara coking pada suhu tinggi tanpa udara (pirolisis). Kokas digunakan sebagai bahan bakar dan reduktor dalam industri baja. Briket batu bara adalah batu bara yang dikompresi menjadi bentuk tertentu untuk memudahkan pengangkutan dan pembakaran. Keduanya BKP kena PPN 11% (jika PKP) atau PPN 0% untuk ekspor.
Bagaimana pajak untuk ekspor kokas ke India?
Ekspor kokas ke India dikenai PPN 0% dengan PEB, faktur pajak kode 06, dan bukti pembayaran ekspor. India mensyaratkan: (1) Certificate of Origin (SKA), (2) BCD (Basic Customs Duty) India (5% untuk kokas), (3) IGST (Integrated GST) 18% di India. PPh Pasal 22 ekspor (2,5% jika punya API) dipotong bank persepsi dan bisa dikreditkan di SPT.
Berapa biaya jasa konsultan pajak untuk industri kokas?
Kami memakai satu daftar harga untuk semua industri. Pembukuan bulanan mulai Rp750.000/bulan (Mikro: ≤30 transaksi, 1 rekening, non-PKP) dan Rp1.250.000/bulan untuk ≤100 transaksi. Pajak bulanan mulai Rp600.000/bulan untuk orang pribadi usaha dan Rp1.000.000/bulan untuk badan non-PKP. Paket Starter badan (laporan keuangan bulanan, pajak bulanan, dan SPT Tahunan Badan) mulai Rp2.000.000/bulan untuk non-PKP dan Rp3.000.000/bulan untuk PKP. Harga final mengikuti volume dan kondisi dokumen, disampaikan sebelum mulai.
Siapa yang menangani pekerjaan pajak saya?
Pekerjaan pajak Anda ditangani konsultan pajak Arunika. Cakupan, tenggat, dan harga kami sampaikan sebelum pekerjaan dimulai.
Bagaimana jika saya menerima surat SP2DK atau pemeriksaan pajak?
Jangan panik. Hubungi kami segera untuk analisis risiko. Kami akan mendampingi Anda menyusun tanggapan yang tepat, menyiapkan bukti pendukung, dan mewakili Anda dalam pembahasan dengan Account Representative (AR) untuk meminimalkan sanksi.
Apa yang dilakukan dalam perencanaan pajak (Tax Planning)?
Kami melakukan Tax Diagnostic Check atas skema transaksi dan insentif pajak yang tersedia agar pajak dihitung sesuai ketentuan, bukan penggelapan pajak (tax evasion). Hasilnya bergantung pada fakta usaha Anda, jadi kami tidak menjanjikan angka penghematan.
Industri Terkait
- Pertambangan & Minerba KBLI 05100Layanan pajak pertambangan untuk PPh badan, PNBP royalti, withholding tax, dan kepatuhan sektor minerba.
- Ekspor Impor & Trading KBLI 46100Layanan pajak ekspor impor untuk PPN impor, PPh 22, restitusi PPN, dan kepatuhan perdagangan internasional.
- Pajak Manufaktur & Industri KBLI 10710Pajak pabrik manufaktur: PPN masukan keluaran, PPh 22, restitusi. Konsultasi pajak industri bersama Arunika Consulting.
Ceritakan kondisi usaha Anda
Kirimkan bidang usaha, kira-kira omzet setahun, dan apa yang sedang jadi masalah. Kami balas lewat WhatsApp.
Chat via WhatsApp- +62 851 1730 8880
- info@arunikaconsultant.com
- Sidoarjo, Jawa Timur