Perpajakan · KBLI 63120

Konsultan Pajak untuk Portal Web, Mesin Pencari, dan Platform Digital

Layanan pajak untuk portal web, blog network, dan platform konten digital: PPh Final UMKM, PPN, PMSE, UU PDP, royalti, multi-channel.

Yang biasanya jadi masalah

  • PPh Final UMKM untuk Blog/Forum Kecil

    Portal web kecil (blog, forum kecil, blog network) dengan omzet di bawah Rp 4,8 Miliar per tahun eligible PPh Final UMKM 0,5%. Portal web besar biasanya PKP. Penting untuk verifikasi per skala.

  • PPN 11% untuk Portal Web PKP

    Portal web dengan omzet di atas Rp 4,8 Miliar wajib PKP, memungut PPN 11% untuk iklan display. Klien korporat butuh faktur PPN untuk kredit PPN masukan mereka. Langganan premium bisa kena PPN 11%. Konten gratis (free-to-read) biasanya bukan objek PPN.

  • PMSE untuk Iklan dari Platform Asing

    Portal web yang menerima iklan dari Google AdSense, Meta kena PPh Final 0,5% yang sudah dipotong oleh platform. Portal web yang beriklan di platform ini kena PPN 11% PMSE. Bukti potong tersedia di dashboard platform.

  • UU PDP untuk Data Pribadi

    Portal web yang mengelola data pribadi (email, preferensi) WAJIB comply dengan UU PDP 27/2022. Termasuk: kebijakan privasi, persetujuan pemilik data, penunjukan PIC. Sanksi administratif hingga pidana. Penting untuk compliance berkala.

  • Multi-Channel: Display Ads, Native Ads, Subscription

    Portal web modern memiliki banyak sumber pendapatan: iklan display, native ads, branded content, subscription, dan event. Tiap channel punya margin dan tax treatment berbeda. Multi-channel dengan tracking PPN per channel.

  • PPh Pasal 4(2) untuk Royalti Kontributor

    Portal web yang menggunakan karya penulis/kontributor dikenai PPh Pasal 4(2) atas royalti. Tarif 10% untuk WP OP dalam negeri, 20% untuk WPOP luar negeri. Multi-kontributor dengan multi-pembayaran butuh bukti potong rapi.

  • Persaingan dengan Media Sosial & Google

    Portal web lokal bersaing dengan media sosial (Twitter, Instagram, TikTok) yang lebih cepat dan gratis, dan Google (pencarian) yang mengambil iklan. Margin iklan display tertekan. Strategi diferensiasi (konten premium, jurnalisme investigasi) penting.

Yang kami kerjakan

  1. 01

    Setup PPh Final UMKM 0,5%

    Pendampingan pendaftaran NPWP dan pengajuan SPT PPh Final UMKM 0,5% untuk portal web kecil. Termasuk setup pembukuan multi-channel, estimasi omzet tahunan, dan template SPT triwulanan.

    • PPh Final optimal
    • Pembukuan multi-channel
    • SPT triwulanan ringan
  2. 02

    Klasifikasi PPN untuk Portal Web PKP

    Membantu portal web PKP melakukan setup faktur PPN 11% untuk iklan display dan langganan premium. Termasuk setup akun PPN masukan dari operasional (untuk recover), dan SOP faktur pajak per channel.

    • PPN compliant
    • PPN masukan di-recover
    • SPT PPN lancar
  3. 03

    Compliance PMSE Multi-Platform

    Pendampingan compliance PMSE: verifikasi bukti potong dari platform asing (Google AdSense, Meta), pembukuan PPh Final 0,5% yang sudah dipotong, dan rekonsiliasi per platform. Termasuk untuk multi-platform.

    • PMSE compliant
    • Bukti potong rapi
    • PPh Final optimal
  4. 04

    Compliance UU PDP

    Pendampingan compliance UU PDP 27/2022: kebijakan privasi, persetujuan pemilik data, penunjukan PIC. Termasuk untuk multi-channel (web, mobile app). Audit compliance berkala.

    • UU PDP compliant
    • PIC ditunjuk
    • Risiko sanksi rendah
  5. 05

    Pembukuan Multi-Channel Portal Web

    Setup pembukuan multi-channel: iklan display, native ads, branded content, subscription, dan event. Termasuk tracking margin per channel, PPN per channel, dan rekonsiliasi dengan laporan platform.

    • Margin per channel terukur
    • Platform integration
    • PPN terkontrol
  6. 06

    Compliance PPh Pasal 4(2) Multi-Kontributor

    Pendampingan compliance PPh Pasal 4(2) untuk royalti kontributor: pemotongan 10% (WP OP) atau 20% (WPOP), pelaporan, dan bukti potong. Termasuk untuk multi-kontributor dengan multi-pembayaran.

    • PPh Pasal 4(2) compliant
    • Bukti potong tersedia
    • Multi-kontributor rapi
  7. 07

    Strategi Diferensiasi & Monetisasi

    Konsultasi strategi diferensiasi untuk portal web lokal: konten premium (jurnalisme investigasi), paywall, event, dan kerja sama dengan korporat. Termasuk strategi monetisasi untuk melawan media sosial dan Google.

    • Diferensiasi jelas
    • Margin meningkat
    • Monetisasi efektif

Cara kami bekerja

  1. 01

    Assessment Skala & Skema

    Pemetaan: skala portal web (kecil/menengah/besar), channel (display/native/subscription), platform iklan (Google/Meta), dan pain point PPh/PPN/PMSE/UU PDP/pajak daerah.

  2. 02

    Review Pajak & Compliance

    Review eligibilitas PPh Final UMKM, validasi PPN untuk portal web PKP, identifikasi PMSE, dan analisis UU PDP.

  3. 03

    Setup Pembukuan & SPT

    Implementasi pembukuan multi-channel, akun PPN terpisah (jika PKP), dan template SPT PPh Final atau PPh badan.

  4. 04

    Pendampingan & Audit

    Review bulanan SPT, pendampingan saat audit DJP atau Kominfo, dan update regulasi (PMSE, UU PDP).

Regulasi terkait

  • PP 55/2022

    PPh Final UMKM, 0,5%

    Portal web kecil (blog, forum kecil) dengan omzet di bawah Rp 4,8 Miliar per tahun dapat memilih PPh Final UMKM 0,5%. Portal web besar (Detik, Kumparan) dengan omzet di atas Rp 4,8 Miliar wajib menggunakan tarif PPh badan Pasal 17 (22%).

  • UU PPN 42/2009

    PPN 11% untuk Jasa Digital

    Iklan display dan jasa portal web merupakan Jasa Kena Pajak (JKP) yang dikenai PPN 11% saat PKP. Konten gratis (free-to-read) biasanya bukan objek PPN. Langganan premium bisa kena PPN 11%. Beberapa kategori (iklan dari luar negeri via Google AdSense) kena PPh Pasal 4(2) 20% untuk WPOP.

  • PP 28/2023

    Pajak Daerah & Retribusi

    Portal web dikenai pajak reklame (iklan online), pajak penerangan jalan (jika ada kantor), dan retribusi izin gangguan. Beberapa pemda mengenakan pajak khusus untuk media online. Penting untuk verifikasi pajak daerah per pemda.

  • PMSE Kominfo

    PMSE untuk Platform Asing

    Portal web yang menerima iklan dari Google AdSense, Meta, dan platform PMSE lainnya bisa kena PPh Final 0,5% yang sudah dipotong oleh platform. Portal web yang beriklan di platform ini juga kena PPN 11% PMSE. Bukti potong tersedia di dashboard.

  • UU PDP 27/2022

    Pelindungan Data Pribadi

    Portal web yang mengelola data pribadi (email, preferensi) WAJIB comply dengan UU PDP. Termasuk: kebijakan privasi, persetujuan pemilik data, penunjukan PIC. Sanksi administratif hingga pidana.

  • Permenaker 11/2019

    BPJS Ketenagakerjaan untuk Karyawan

    Portal web dengan karyawan tetap (editor, dev, admin) WAJIB mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Kontributor freelance dengan kontrak tetap (PKWTT) juga berisiko harus didaftarkan.

  • PPh Pasal 4(2)

    PPh Pasal 4(2) untuk Royalti

    Portal web yang menggunakan karya penulis/kontributor dikenai PPh Pasal 4(2) atas royalti. Tarif 10% untuk WP OP dalam negeri, 20% untuk WPOP luar negeri. Bukti potong diterbitkan oleh portal web.

Kalau kantor pajak mulai bertanya

Tim yang mengurus pembukuan dan pajak Anda juga yang mendampingi saat datang SP2DK, pemeriksaan, sampai keberatan dan banding.

Cara kami menangani sengketa pajak

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah portal web wajib PKP dan kena PPN 11%?

Portal web dengan omzet di bawah Rp 4,8 Miliar per tahun tidak wajib PKP. Di atas Rp 4,8 Miliar, wajib PKP, memungut PPN 11% untuk iklan display dan langganan premium. Konten gratis (free-to-read) biasanya bukan objek PPN. Klien korporat butuh faktur PPN untuk kredit PPN masukan mereka.

Apakah Google AdSense memotong PPh dari portal web?

Ya, Google AdSense memotong PPh Final 0,5% dari fee portal web Indonesia. Bukti potong tersedia di dashboard Google AdSense. Portal web perlu menghitung ulang untuk SPT. Penting untuk verifikasi per bulan dan rekonsiliasi dengan SPT.

Bagaimana cara kerja UU PDP untuk portal web?

UU PDP 27/2022 untuk portal web: (1) kebijakan privasi yang jelas, (2) persetujuan pemilik data untuk newsletter/cookies, (3) penunjukan PIC data pribadi, (4) pelaporan insiden data ke Kominfo dalam 3x24 jam, (5) audit internal berkala. Sanksi administratif hingga Rp 5 Miliar dan pidana. Penting untuk konsultasi hukum IT specialist.

Berapa PPh Pasal 4(2) untuk royalti kontributor?

PPh Pasal 4(2) untuk royalti kontributor adalah 10% dari nilai royalti (untuk WP OP dalam negeri), 20% untuk WPOP luar negeri. Bukti potong PPh Pasal 4(2) diterbitkan oleh portal web dan dilaporkan di SPT PPh Pasal 4(2) masa. Bukti potong menjadi kredit pajak bagi kontributor.

Apakah portal berita kena pajak hiburan?

Portal web (berita) biasanya tidak kena pajak hiburan. Pajak hiburan 10-35% untuk pertunjukan, konser, dan hiburan. Portal web menjual konten editorial dan iklan, bukan hiburan. Penting untuk verifikasi per kategori pendapatan.

Bagaimana pembukuan untuk portal web multi-channel?

Portal web multi-channel membutuhkan pembukuan per channel: iklan display, native ads, branded content, subscription, dan event. Software portal web dengan tracking revenue per channel, PPN per channel, dan rekonsiliasi dengan laporan platform (Google, Meta). SPT PPh badan Pasal 17 (PKP) atau PPh Final UMKM. SPT PPN masa.

Berapa biaya jasa konsultan pajak untuk portal web?

Kami memakai satu daftar harga untuk semua industri. Pembukuan bulanan mulai Rp750.000/bulan (Mikro: ≤30 transaksi, 1 rekening, non-PKP) dan Rp1.250.000/bulan untuk ≤100 transaksi. Pajak bulanan mulai Rp600.000/bulan untuk orang pribadi usaha dan Rp1.000.000/bulan untuk badan non-PKP. Paket Starter badan (laporan keuangan bulanan, pajak bulanan, dan SPT Tahunan Badan) mulai Rp2.000.000/bulan untuk non-PKP dan Rp3.000.000/bulan untuk PKP. Harga final mengikuti volume dan kondisi dokumen, disampaikan sebelum mulai.

Siapa yang menangani pekerjaan pajak saya?

Pekerjaan pajak Anda ditangani konsultan pajak Arunika. Cakupan, tenggat, dan harga kami sampaikan sebelum pekerjaan dimulai.

Bagaimana jika saya menerima surat SP2DK atau pemeriksaan pajak?

Jangan panik. Hubungi kami segera untuk analisis risiko. Kami akan mendampingi Anda menyusun tanggapan yang tepat, menyiapkan bukti pendukung, dan mewakili Anda dalam pembahasan dengan Account Representative (AR) untuk meminimalkan sanksi.

Apa yang dilakukan dalam perencanaan pajak (Tax Planning)?

Kami melakukan Tax Diagnostic Check atas skema transaksi dan insentif pajak yang tersedia agar pajak dihitung sesuai ketentuan, bukan penggelapan pajak (tax evasion). Hasilnya bergantung pada fakta usaha Anda, jadi kami tidak menjanjikan angka penghematan.

Ceritakan kondisi usaha Anda

Kirimkan bidang usaha, kira-kira omzet setahun, dan apa yang sedang jadi masalah. Kami balas lewat WhatsApp.

Chat via WhatsApp