Pendampingan SPT Tahunan tersedia sepanjang tahun
Konsultasi Gratis
Kembali ke Blog
pbjt-gofood pbjt-grabfood pbjt-shopeefood rekonsiliasi-omzet pajak-restoran-jakarta

PBJT GoFood, GrabFood & ShopeeFood Jakarta

Arunika Consulting

Penjualan melalui GoFood, GrabFood, ShopeeFood, atau aplikasi delivery lain tidak boleh direkonsiliasi hanya dari uang bersih yang masuk ke bank. Satu pesanan dapat memuat harga makanan, PBJT, diskon merchant, subsidi platform, voucher, ongkir, biaya layanan konsumen, komisi merchant, iklan, refund, dan perbedaan waktu settlement.

Tujuan rekonsiliasi bukan memaksa semua angka menjadi sama, melainkan menjelaskan hubungan antara invoice konsumen, hak merchant, biaya platform, settlement, bank, POS, dan SPTPD. Artikel ini membahas pendekatan untuk objek usaha di DKI Jakarta.

Untuk dasar kewajiban dan batas omzet, baca panduan lengkap PBJT makanan dan minuman Jakarta. Untuk rumus pajaknya, buka cara menghitung PBJT restoran Jakarta.

Disclaimer: Nama dan struktur laporan aplikasi dapat berubah. Perlakuan setiap komponen harus didasarkan pada kontrak, invoice, laporan platform, dan fakta transaksi aktual.

Apakah penjualan melalui aplikasi tetap menjadi objek PBJT?

Perda DKI Jakarta mendefinisikan makanan dan minuman secara luas, termasuk yang disediakan, dijual, atau diserahkan secara langsung, tidak langsung, maupun melalui pesanan oleh restoran. Karena itu, berpindah dari kasir fisik ke aplikasi tidak otomatis mengubah transaksi menjadi bukan objek PBJT.

Pergub DKI Jakarta Nomor 35 Tahun 2024 juga menyatakan penyedia jasa pemasaran atau pengelolaan melalui platform digital dapat ditetapkan sebagai Wajib PBJT jika merupakan pemilik, pihak yang menyediakan, menyerahkan, menyelenggarakan, atau menguasai objek PBJT. Ketentuan ini tidak berarti setiap marketplace otomatis menjadi pemungut untuk seluruh transaksi. Identifikasi peran harus dilihat dari model dan penetapan yang berlaku.

Bagi restoran yang telah berstatus Wajib PBJT, pendekatan konservatif adalah memasukkan penjualan aplikasi ke proses pemetaan yang sama dengan kanal lain, kemudian memisahkan komponen yang bukan hak penyedia makanan berdasarkan bukti.

Lima angka yang jangan dicampur

1. Harga katalog

Harga menu yang ditampilkan sebelum diskon atau penyesuaian. Harga aplikasi dapat berbeda dari harga dine-in karena strategi kanal.

2. Jumlah yang dibayar konsumen

Nilai setelah promo yang benar-benar dibayar konsumen dapat mencakup makanan, PBJT, ongkir, dan biaya platform. Tidak semua komponen otomatis menjadi penerimaan restoran.

3. Hak merchant

Nilai yang menjadi hak restoran sebelum komisi dan biaya merchant. Angka ini dapat mencakup penggantian subsidi promo dari platform.

4. Settlement bersih

Jumlah yang dibayarkan platform setelah komisi, iklan, refund, biaya, atau netting lain. Settlement adalah titik akhir arus kas, bukan otomatis omzet PBJT.

5. Uang masuk bank

Satu transfer dapat menggabungkan banyak pesanan atau beberapa hari. Sebaliknya, satu hari penjualan dapat dibayar melalui beberapa settlement.

Rekonsiliasi yang baik menghubungkan kelima angka tersebut menggunakan nomor order, outlet, tanggal transaksi, periode settlement, dan nomor referensi pembayaran.

Struktur rekonsiliasi per pesanan

Gunakan tabel berikut sebagai format awal:

KomponenContohPerlakuan awal untuk ditelusuri
Harga makananRp100.000Nilai transaksi sebelum promo
Diskon merchant(Rp10.000)Mengurangi hak merchant jika benar ditanggung restoran
Subsidi platformRp15.000Telusuri penggantian kepada merchant
PBJTRp9.000 atau sesuai struktur invoiceCocokkan dengan dasar pengenaan
OngkirRp12.000Identifikasi penerima dan penyedia jasa
Biaya layanan konsumenRp3.000Identifikasi penerima
Komisi merchant(Rp20.000)Umumnya biaya merchant, bukan diskon pelanggan
SettlementHasil nettingCocokkan ke laporan platform dan bank

Angka ilustrasi tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan pajak untuk seluruh platform. Masing-masing aplikasi dapat menggunakan istilah dan urutan yang berbeda.

Diskon merchant versus subsidi platform

Ini sumber selisih paling umum.

Promo ditanggung merchant

Harga menu Rp100.000, diskon merchant Rp20.000, sehingga nilai makanan setelah diskon Rp80.000. Jika tidak ada penggantian dari pihak lain dan Rp80.000 menjadi hak merchant sebelum biaya, angka tersebut dapat menjadi titik awal dasar pengenaan.

Promo ditanggung platform

Harga menu Rp100.000, konsumen membayar Rp80.000, dan platform mengganti Rp20.000 kepada merchant. Hak merchant sebelum komisi dapat tetap Rp100.000. Jika rekonsiliasi hanya memakai pembayaran konsumen Rp80.000, omzet berpotensi kurang dicatat.

Promo dibagi

Diskon Rp20.000 terdiri dari Rp8.000 beban merchant dan Rp12.000 subsidi platform. Laporan perlu menunjukkan dua komponen tersebut. Menyatukan keduanya sebagai “diskon” akan mengaburkan jumlah yang menjadi hak restoran.

Simpan laporan promosi dan kontrak program. Nama promo pada layar konsumen tidak selalu menjelaskan siapa yang menanggungnya.

Komisi aplikasi bukan otomatis pengurang omzet

Komisi adalah imbalan jasa platform yang umumnya ditagihkan atau dipotong dari hak merchant. Secara akuntansi, potongan ini perlu dipisahkan dari penjualan makanan.

Misalnya:

  • hak merchant atas makanan sebelum komisi: Rp100.000;
  • PBJT yang dipungut: Rp10.000;
  • komisi platform: Rp20.000; dan
  • settlement sebelum komponen lain: Rp90.000.

Mencatat penjualan sebesar Rp90.000 akan mencampur pendapatan, pajak dipungut, dan biaya komisi. Struktur yang lebih dapat ditelusuri adalah mencatat penjualan dan PBJT berdasarkan transaksi, lalu komisi sebagai akun biaya atau kewajiban terpisah sesuai kebijakan akuntansi.

Kontrak tetap perlu diperiksa. Jangan menganggap seluruh platform dan seluruh program mempunyai struktur identik.

Ongkir dan biaya layanan konsumen

Pertanyaan kuncinya bukan hanya “dibayar dalam aplikasi”, tetapi:

  • siapa menyediakan pengiriman;
  • siapa menentukan dan menerima ongkir;
  • apakah kurir merupakan pihak platform, merchant, atau pihak lain;
  • bagaimana invoice konsumen memisahkan makanan dan pengiriman;
  • apakah restoran mempunyai hak atas nilai tersebut; dan
  • apakah biaya kemudian diteruskan kepada pihak lain.

Jika ongkir diterima platform untuk layanan kurir platform, jangan otomatis memasukkannya sebagai pembayaran kepada restoran. Jika restoran menyelenggarakan pengiriman sendiri dan menerima biayanya, analisisnya dapat berbeda. Simpan invoice serta kontrak sebagai dasar.

Refund, pembatalan, dan pesanan gagal

Refund harus mempunyai jejak:

  • nomor pesanan;
  • tanggal transaksi dan tanggal refund;
  • alasan;
  • pihak yang menanggung;
  • jumlah makanan, PBJT, ongkir, serta biaya yang dikembalikan; dan
  • pengaruhnya pada settlement.

Jangan menghapus pesanan awal dari POS. Catat transaksi dan reversal agar audit trail tetap terlihat. Refund lintas masa pajak perlu ditandai karena dapat menimbulkan perbedaan antara laporan platform, bank, dan SPTPD.

Cut-off transaksi dan settlement

Pesanan tanggal 31 Agustus dapat baru dibayarkan platform pada September. Jika laporan PBJT mengikuti tanggal settlement, penjualan akan bergeser masa. Buat daftar outstanding settlement:

Nomor orderTanggal transaksiMasa PBJTTanggal settlementNilai hak merchantStatus bank

Pada akhir bulan, saldo outstanding harus dapat direkonsiliasi ke transfer awal bulan berikutnya. Dengan pendekatan ini, perbedaan waktu tidak disalahartikan sebagai omzet hilang.

Alur rekonsiliasi bulanan

Langkah 1: ekspor seluruh laporan

Ambil detail pesanan, penjualan, promo, refund, invoice komisi, dan settlement untuk rentang yang sama. Simpan file mentah sebelum melakukan transformasi.

Langkah 2: normalisasi identitas

Gunakan kolom minimum:

  • platform;
  • outlet;
  • nomor order;
  • tanggal dan waktu transaksi;
  • harga makanan;
  • diskon merchant;
  • subsidi platform;
  • PBJT;
  • ongkir dan biaya lain;
  • komisi;
  • refund;
  • hak merchant;
  • settlement; dan
  • referensi bank.

Langkah 3: cocokkan ke POS

Tentukan apakah pesanan aplikasi otomatis masuk POS atau dicatat manual. Cegah duplikasi ketika laporan platform dan POS sama-sama diimpor ke buku besar.

Langkah 4: bentuk jembatan omzet

Penjualan bruto makanan

− diskon merchant

− refund yang sah

  • subsidi yang mempertahankan hak merchant

± koreksi transaksi

= nilai makanan yang direkonsiliasi sebelum komponen lain

Lalu tambahkan service charge atau komponen yang termasuk dasar pengenaan sesuai aturan DKI dan struktur invoice.

Langkah 5: jembatani ke settlement

Hak merchant

  • PBJT yang diteruskan

− komisi

− biaya iklan/layanan merchant

− refund yang di-netting

± penyesuaian lain

= settlement bersih

Langkah 6: cocokkan settlement ke bank

Gunakan nomor referensi, bukan hanya nominal. Tandai settlement belum cair, gagal, ditahan, atau digabung.

Langkah 7: review exception

Prioritaskan:

  • order tanpa pasangan POS;
  • settlement tanpa detail order;
  • diskon tanpa informasi penanggung;
  • komisi di luar persentase kontrak;
  • refund tanpa transaksi awal;
  • PBJT nol pada outlet yang seharusnya memungut; dan
  • transfer bank yang tidak dapat dipetakan.

Hubungan dengan SPTPD

Kertas kerja aplikasi harus dapat diringkas per objek pajak dan masa. Setelah seluruh kanal direkonsiliasi, gabungkan dengan dine-in, take-away langsung, katering, dan kanal lain tanpa menduplikasi transaksi.

Simpan paket berikut bersama SPTPD:

  • ringkasan per outlet dan platform;
  • detail order;
  • jembatan omzet ke settlement;
  • daftar exception dan penyelesaiannya;
  • invoice komisi;
  • bukti bank;
  • kontrak atau ketentuan program promo; serta
  • kertas kerja PBJT final.

Alur pembayaran dan pelaporan dijelaskan pada cara bayar dan lapor PBJT Jakarta.

Kesalahan yang perlu dihindari

  • Menggunakan settlement bersih sebagai omzet PBJT.
  • Menganggap seluruh promo merupakan diskon merchant.
  • Mengurangkan komisi dari penjualan makanan.
  • Memasukkan ongkir tanpa mengidentifikasi penerimanya.
  • Mengikuti tanggal settlement sebagai masa pajak transaksi.
  • Menghapus refund tanpa jejak reversal.
  • Mengimpor POS dan platform sehingga penjualan tercatat dua kali.
  • Menggabungkan outlet berbeda dalam satu rekonsiliasi tanpa NOPD.
  • Hanya menyimpan PDF ringkasan tanpa detail order.

Sumber resmi

Perlu merekonsiliasi transaksi aplikasi?

Arunika Consulting dapat membantu menyusun pemetaan order-to-cash, jembatan omzet, dan kertas kerja PBJT per outlet. Pelajari layanan pajak untuk bisnis F&B atau hubungi tim kami untuk membahas sumber data yang tersedia.