Perpajakan ยท KBLI 56101

Pajak Coffee Shop & F&B

Bisnis coffee shop dan F&B menghadapi kewajiban pajak unik: Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan/minuman sebesar 10% yang dipungut oleh Pemda, serta PPh atas penghasilan usaha. Transaksi harian yang tinggi dan tunai memerlukan pencatatan disiplin untuk pelaporan yang akurat. Arunika Consulting membantu coffee shop memahami dan mematuhi kewajiban pajak pusat dan daerah.

Yang biasanya jadi masalah

  • PBJT vs PPN yang Sering Rancu

    Coffee Shop tidak memungut PPN pusat (11%) tetapi memungut PBJT daerah (10%). Banyak pemilik usaha yang bingung membedakannya.

  • Transaksi Tunai Sulit Direkap

    Volume transaksi tunai tinggi membuat rekap omzet untuk pelaporan pajak rentan selisih.

  • Kewajiban PPh Bervariasi

    UMKM bisa pakai PPh Final 0.5%, tetapi jika omzet >4.8M harus pakai tarif umum dengan pembukuan lengkap.

Yang kami kerjakan

  1. 01

    Setup Pelaporan PBJT

    Membantu registrasi PBJT di Pemda setempat dan menyusun sistem pelaporan bulanan yang terintegrasi dengan POS.

    • Lapor tepat waktu
    • Bukti setor rapi
    • Hubungan baik dengan Pemda
  2. 02

    Optimalisasi PPh UMKM

    Mengevaluasi apakah PPh Final 0.5% masih menguntungkan atau perlu beralih ke pembukuan tarif umum.

    • Beban pajak optimal
    • Perencanaan ekspansi jelas
    • Transisi mulus saat omzet naik
  3. 03

    Rekonsiliasi Omzet Harian

    Menyusun prosedur rekonsiliasi penjualan harian antara POS, kas, dan laporan pajak.

    • Omzet akurat
    • Selisih terdeteksi
    • Pelaporan terpercaya

Regulasi terkait

  • UU HKPD

    UU No. 1/2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah

    Mengatur Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Makanan/Minuman menggantikan Pajak Coffee Shop lama.

  • PP 55/2022

    Penyesuaian Pengaturan di Bidang PPh

    PPh Final 0.5% untuk UMKM coffee shop dengan omzet di bawah Rp 4.8 Miliar per tahun.

  • UU PPN

    UU No. 42/2009 tentang PPN

    Makanan dan minuman yang disajikan di coffee shop dikecualikan dari PPN pusat, tetapi dikenakan PBJT daerah.

Kalau kantor pajak mulai bertanya

Tim yang mengurus pembukuan dan pajak Anda juga yang mendampingi saat datang SP2DK, pemeriksaan, sampai keberatan dan banding.

Cara kami menangani sengketa pajak

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah coffee shop harus memungut PPN 11%?

Tidak. Makanan/minuman yang disajikan di coffee shop dikecualikan dari PPN pusat. Sebagai gantinya, coffee shop memungut PBJT (Pajak Barang dan Jasa Tertentu) sebesar 10% yang disetor ke Pemda.

Kapan coffee shop harus beralih dari PPh Final 0.5%?

Jika omzet tahunan melebihi Rp 4.8 Miliar, wajib beralih ke PPh tarif umum dengan pembukuan. Juga jika sudah 7 tahun menggunakan skema PP 55/2022.

Bagaimana jika ada cabang di kota berbeda?

PBJT dilaporkan dan disetor ke masing-masing Pemda lokasi cabang. PPh tetap dilaporkan terpusat berdasarkan NPWP pusat.

Siapa yang menangani pekerjaan pajak saya?

Pekerjaan pajak Anda ditangani konsultan pajak Arunika. Cakupan, tenggat, dan harga kami sampaikan sebelum pekerjaan dimulai.

Bagaimana jika saya menerima surat SP2DK atau pemeriksaan pajak?

Jangan panik. Hubungi kami segera untuk analisis risiko. Kami akan mendampingi Anda menyusun tanggapan yang tepat, menyiapkan bukti pendukung, dan mewakili Anda dalam pembahasan dengan Account Representative (AR) untuk meminimalkan sanksi.

Apa yang dilakukan dalam perencanaan pajak (Tax Planning)?

Kami melakukan Tax Diagnostic Check atas skema transaksi dan insentif pajak yang tersedia agar pajak dihitung sesuai ketentuan, bukan penggelapan pajak (tax evasion). Hasilnya bergantung pada fakta usaha Anda, jadi kami tidak menjanjikan angka penghematan.

Ceritakan kondisi usaha Anda

Kirimkan bidang usaha, kira-kira omzet setahun, dan apa yang sedang jadi masalah. Kami balas lewat WhatsApp.

Chat via WhatsApp