Perpajakan · KBLI 55130
Konsultan Pajak untuk Wisma, Guesthouse, dan Homestay
Layanan pajak untuk wisma, pondok wisata, guesthouse, dan homestay: PPh Final UMKM, PPN, pajak hotel, standarisasi, BPJS.
Yang biasanya jadi masalah
-
PPh Final UMKM untuk Wisma Kecil
Wisma, guesthouse, dan homestay dengan omzet di bawah Rp 4,8 Miliar per tahun eligible PPh Final UMKM 0,5%. Homestay keluarga sering tidak memiliki pembukuan rapi, padahal perlu untuk eligibilitas PPh Final.
-
Pajak Hotel 5%-10% dari Pemda
Wisma, guesthouse, dan homestay dikenai PAJAK HOTEL oleh pemda. Beberapa daerah membedakan tarif untuk hotel bintang (lebih tinggi) vs wisma (lebih rendah). Penting untuk verifikasi pajak hotel per pemda tempat wisma beroperasi.
-
PPN 11% untuk Wisma PKP
Wisma dengan omzet di atas Rp 4,8 Miliar wajib PKP, memungut PPN 11% dari customer. Tamu korporat butuh faktur PPN untuk kredit PPN. Penjualan ke customer akhir (B2C) tetap kena PPN.
-
Standarisasi & Izin Homestay
Homestay yang menjadi bagian dari Desa Wisata perlu sertifikat khusus dari Kementerian Pariwisata. Tanpa sertifikat, homestay tidak bisa terdaftar di platform booking (Airbnb, Traveloka, Booking.com) secara resmi.
-
Multi-Channel: Offline, Online (Airbnb, Traveloka)
Wisma modern menjual di banyak kanal: tempat menginap fisik, online platform (Airbnb, Traveloka, Booking.com, Agoda), dan travel agent. Tiap channel punya margin dan komisi berbeda (10-20% untuk platform). Pembukuan per channel penting.
-
BPJS Ketenagakerjaan untuk Wisma
Wisma dengan karyawan tetap WAJIB mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Wisma keluarga biasanya tidak ada karyawan tetap, tapi wisma komersial dengan resepsionis, housekeeping, dan manager wajib.
-
PPh Pasal 4(2) untuk Sewa Bangunan
Wisma yang menyewa bangunan dari pihak lain dikenai PPh Pasal 4(2) atas sewa. Tarif 10% dari nilai sewa. Bukti potong menjadi kredit pajak bagi pemilik bangunan.
Yang kami kerjakan
- 01
Setup PPh Final UMKM 0,5%
Pendampingan pendaftaran NPWP dan pengajuan SPT PPh Final UMKM 0,5% untuk wisma, guesthouse, homestay. Termasuk setup pembukuan konsolidasi (offline + online platform), estimasi omzet tahunan, dan template SPT triwulanan.
- PPh Final optimal
- Pembukuan multi-channel
- SPT triwulanan ringan
- 02
Klasifikasi PPN untuk Wisma PKP
Membantu wisma PKP melakukan setup faktur PPN 11% untuk penjualan. Termasuk setup akun PPN masukan dari operasional (untuk recover), dan SOP faktur pajak.
- PPN compliant
- PPN masukan di-recover
- SPT PPN lancar
- 03
Compliance Pajak Hotel & PB1
Pendampingan compliance pajak hotel 5%-10% dan PB1 (jika ada) sesuai perda pemda. Termasuk pendaftaran NPWPD, pelaporan bulanan, dan verifikasi tarif per pemda. Penting untuk wisma di berbagai pemda.
- Pajak hotel compliant
- PB1 compliant
- NPWPD terdaftar
- 04
Compliance Standarisasi Wisma
Pendampingan compliance standarisasi wisma dan homestay dari Kementerian Pariwisata. Termasuk untuk sertifikat Homestay Desa Wisata. Penting untuk eligible di platform booking resmi.
- Standarisasi compliant
- Sertifikat homestay tersedia
- Eligible di platform
- 05
Pembukuan Multi-Channel Wisma
Setup pembukuan multi-channel: tempat menginap fisik, online platform (Airbnb, Traveloka, Booking.com), dan travel agent. Termasuk tracking margin per channel (setelah komisi platform), rekonsiliasi dengan laporan platform, dan PPN/pajak hotel per channel.
- Margin per channel terukur
- Komisi platform ter-handle
- PPN & pajak hotel jelas
- 06
Compliance BPJS Ketenagakerjaan
Pendampingan compliance BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan untuk karyawan wisma: pendaftaran, iuran, dan pelaporan. Termasuk untuk karyawan tetap. Audit Depnaker compliant.
- BPJS compliant
- Karyawan terdaftar
- Risiko sanksi Depnaker rendah
- 07
Compliance PPh Pasal 4(2) Sewa
Pendampingan compliance PPh Pasal 4(2) untuk wisma yang menyewa bangunan: pemotongan, pelaporan, dan bukti potong. Termasuk untuk sewa jangka panjang dari pemilik bangunan.
- PPh Pasal 4(2) compliant
- Bukti potong tersedia
- Risiko sanksi rendah
Cara kami bekerja
- 01
Assessment Skala & Skema
Pemetaan: skala wisma (keluarga/komersial), channel penjualan (offline/online platform), dan pain point PPh/PPN/pajak hotel/standarisasi.
- 02
Review Pajak & Compliance
Review eligibilitas PPh Final UMKM, validasi PPN untuk wisma PKP, identifikasi pajak hotel, dan analisis standarisasi.
- 03
Setup Pembukuan & SPT
Implementasi pembukuan multi-channel, akun PPN terpisah (jika PKP), dan template SPT PPh Final + SPT pajak hotel bulanan.
- 04
Pendampingan & Audit
Review bulanan SPT, pendampingan saat audit DJP atau Dinkes, dan update regulasi (Permenpar, perda pajak hotel).
Regulasi terkait
-
PP 55/2022
PPh Final UMKM, 0,5%
Wisma, guesthouse, dan homestay dengan omzet di bawah Rp 4,8 Miliar per tahun dapat memilih PPh Final UMKM 0,5%. Wisma besar dengan omzet di atas Rp 4,8 Miliar wajib menggunakan tarif PPh badan Pasal 17 (22%).
-
UU PPN 42/2009
PPN 11% untuk Wisma PKP
Wisma yang PKP (omzet di atas Rp 4,8 Miliar) memungut PPN 11% untuk semua penjualan. Wisma kecil (non-PKP) tidak memungut PPN. Beberapa wisma yang melayani tamu korporat butuh faktur PPN untuk kredit PPN klien.
-
PP 28/2023
Pajak Hotel & PB1
Wisma, guesthouse, dan homestay dikenai PAJAK HOTEL (5%-10% dari omzet) oleh pemda. Beberapa daerah membedakan tarif untuk hotel bintang (lebih tinggi) vs wisma (lebih rendah). PB1 bisa berlaku untuk wisma mewah. Penting untuk verifikasi pajak hotel per pemda.
-
Permenpar 22/2018 jo. Permenpar 14/2020
Standarisasi Wisma & Homestay
Wisma dan homestay harus memenuhi standarisasi dari Kementerian Pariwisata. Untuk homestay, ada program Homestay Desa Wisata yang memberikan sertifikat khusus. Penting untuk verifikasi standarisasi.
-
Permentan 14/2017
SNI Wisma & Penginapan
Wisma harus memenuhi SNI untuk berbagai aspek: keselamatan kebakaran, sanitasi, makanan (jika ada F&B), dan kualitas pelayanan. Pengawasan oleh Dinkes setempat. Audit berkala untuk verifikasi.
-
Permenaker 11/2019
BPJS Ketenagakerjaan untuk Karyawan Wisma
Wisma dengan karyawan tetap WAJIB mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan (JHT, JP) dan BPJS Kesehatan. Termasuk untuk homestay dengan karyawan tetap (misalnya homestay yang dikelola profesional). Wisma keluarga biasanya tidak ada karyawan tetap.
-
PP 36/2017
Pajak Penghasilan atas Sewa Tanah/Bangunan
Wisma yang menyewa bangunan atau tanah dari pihak lain dikenai PPh Pasal 4(2) atas sewa. Tarif 10% dari nilai sewa untuk WP OP dalam negeri dan 20% untuk WPOP luar negeri. Bukti potong PPh Pasal 4(2) menjadi kredit pajak bagi pemilik.
Kalau kantor pajak mulai bertanya
Tim yang mengurus pembukuan dan pajak Anda juga yang mendampingi saat datang SP2DK, pemeriksaan, sampai keberatan dan banding.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apakah wisma wajib PKP dan kena PPN 11%?
Wisma dengan omzet di bawah Rp 4,8 Miliar per tahun tidak wajib PKP, sehingga tidak perlu memungut PPN. Wisma dengan omzet di atas Rp 4,8 Miliar wajib PKP, memungut PPN 11% dari customer. PPN berlaku untuk semua penjualan (kamar, F&B jika ada).
Berapa pajak hotel untuk wisma?
Pajak hotel ditetapkan oleh masing-masing pemda. Biasanya 5%-10% dari omzet penjualan kamar, lebih rendah dari hotel bintang (10%). Beberapa pemda membedakan tarif untuk wisma (5%-8%) vs hotel bintang (10%). Penting untuk verifikasi pajak hotel per pemda tempat wisma beroperasi. Pendaftaran NPWPD wajib untuk wisma yang dikenai pajak hotel.
Bagaimana cara mengurus sertifikat Homestay Desa Wisata?
Sertifikat Homestay Desa Wisata diterbitkan oleh Kementerian Pariwisata melalui Dinas Pariwisata setempat. Syarat: (1) homestay berada di Desa Wisata yang sudah terdaftar, (2) fasilitas sesuai standar (kamar, toilet, dapur bersama), (3) pengelolaan oleh masyarakat lokal, (4) program pelatihan. Proses: 3-6 bulan. Sertifikat penting untuk eligible di platform booking resmi (Airbnb, Traveloka).
Apakah wisma bisa ekspansi ke Airbnb dan Traveloka?
Ya, wisma bisa ekspansi ke platform booking online (Airbnb, Traveloka, Booking.com, Agoda). Beberapa platform mensyaratkan sertifikat resmi (hotel, wisma, homestay) dari Kementerian Pariwisata. Setelah terdaftar di platform, wisma bisa menerima tamu dari berbagai negara. Pembukuan per channel (offline + platform) penting untuk identifikasi margin dan pajak hotel.
Bagaimana PPh Pasal 4(2) untuk sewa bangunan wisma?
Wisma yang menyewa bangunan dari pemilik lain dikenai PPh Pasal 4(2) atas sewa. Tarif 10% dari nilai sewa untuk WP OP dalam negeri, 20% untuk WPOP luar negeri. Bukti potong PPh Pasal 4(2) diterbitkan oleh penyewa dan dilaporkan di SPT PPh Pasal 4(2). Bukti potong menjadi kredit pajak bagi pemilik bangunan.
Bagaimana pembukuan untuk homestay keluarga?
Homestay keluarga bisa menggunakan pembukuan sederhana: buku kas (penerimaan dari tamu, biaya operasional), rekap tamu per bulan, dan omzet bulanan. Untuk SPT PPh Final UMKM, homestay menggunakan formulir SPT dengan lampiran sederhana. Penting untuk konsisten mencatat semua penerimaan (termasuk Airbnb, Traveloka) untuk eligibilitas PPh Final.
Berapa biaya jasa konsultan pajak untuk wisma dan homestay?
Kami memakai satu daftar harga untuk semua industri. Pembukuan bulanan mulai Rp750.000/bulan (Mikro: ≤30 transaksi, 1 rekening, non-PKP) dan Rp1.250.000/bulan untuk ≤100 transaksi. Pajak bulanan mulai Rp600.000/bulan untuk orang pribadi usaha dan Rp1.000.000/bulan untuk badan non-PKP. Paket Starter badan (laporan keuangan bulanan, pajak bulanan, dan SPT Tahunan Badan) mulai Rp2.000.000/bulan untuk non-PKP dan Rp3.000.000/bulan untuk PKP. Harga final mengikuti volume dan kondisi dokumen, disampaikan sebelum mulai.
Siapa yang menangani pekerjaan pajak saya?
Pekerjaan pajak Anda ditangani konsultan pajak Arunika. Cakupan, tenggat, dan harga kami sampaikan sebelum pekerjaan dimulai.
Bagaimana jika saya menerima surat SP2DK atau pemeriksaan pajak?
Jangan panik. Hubungi kami segera untuk analisis risiko. Kami akan mendampingi Anda menyusun tanggapan yang tepat, menyiapkan bukti pendukung, dan mewakili Anda dalam pembahasan dengan Account Representative (AR) untuk meminimalkan sanksi.
Apa yang dilakukan dalam perencanaan pajak (Tax Planning)?
Kami melakukan Tax Diagnostic Check atas skema transaksi dan insentif pajak yang tersedia agar pajak dihitung sesuai ketentuan, bukan penggelapan pajak (tax evasion). Hasilnya bergantung pada fakta usaha Anda, jadi kami tidak menjanjikan angka penghematan.
Industri Terkait
- Pajak & Perpajakan Hotel Bintang, Resort, dan Akomodasi Premium (Star-rated Hotel) KBLI 55120Konsultan pajak untuk hotel bintang, resort, dan akomodasi premium (KBLI 55120): PPh Final UMKM, PPN, pajak hotel 10%, PB1, BPJS Ketenagakerjaan.
- Pajak Hotel & Hospitality KBLI 55111Pajak hotel dan hospitality: PBJT 10%, PPh 21 service charge, PPh Badan. Konsultasi pajak hotel bersama Arunika Consulting.
- Pajak & Perpajakan Travel Agent & Biro Perjalanan Wisata KBLI 79111Konsultan pajak untuk travel agent (KBLI 79111): PPN 11% jasa travel, komisi marketplace, PPh 21 tour leader, PPh Final UMKM.
Ceritakan kondisi usaha Anda
Kirimkan bidang usaha, kira-kira omzet setahun, dan apa yang sedang jadi masalah. Kami balas lewat WhatsApp.
Chat via WhatsApp- +62 851 1730 8880
- info@arunikaconsultant.com
- Sidoarjo, Jawa Timur