Audit Internal & Review Prosedur
Untuk pemilik usaha yang tidak bisa mengawasi setiap transaksi sendiri.
Pemeriksaan sistem pengendalian internal untuk mendeteksi risiko fraud, inefisiensi, dan kebocoran anggaran.
Yang termasuk
-
Fraud Detection
Identifikasi celah keamanan dalam alur kas dan persediaan untuk mencegah kecurangan.
-
SOP Improvement
Rekomendasi perbaikan Standard Operating Procedure (SOP) keuangan.
Cara kami bekerja
-
01
Tentukan cakupan
Area yang direview disepakati: kas, persediaan, pembelian, penjualan, atau penggajian.
-
02
Uji pengendalian
Prosedur dan sampel transaksi diuji untuk menemukan celah dan inefisiensi.
-
03
Laporan temuan
Temuan disusun berdasarkan tingkat risiko beserta rekomendasi perbaikan.
-
04
Tindak lanjut
Kami bantu perbaikan SOP dan memeriksa ulang implementasinya.
Dokumen yang kami perlukan
- SOP dan struktur organisasi yang berlaku.
- Akses ke data transaksi dan dokumen pada area yang direview.
- Laporan keuangan periode terkait.
Yang Anda terima
- Laporan temuan berbasis risiko.
- Rekomendasi perbaikan pengendalian dan SOP.
- Review tindak lanjut.
Kalau nanti kantor pajak bertanya soal pekerjaan ini
Tim yang mengerjakannya tetap mendampingi Anda: tanggapan SP2DK, pemeriksaan, keberatan, sampai banding di Pengadilan Pajak.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa bedanya audit internal dengan audit eksternal?
Audit internal menilai pengendalian dan proses untuk manajemen. Audit eksternal memberikan opini independen atas laporan keuangan untuk pihak luar.
Apakah perusahaan kecil perlu audit internal?
Perlu bila pemilik tidak bisa mengawasi semua transaksi sendiri, misalnya saat punya beberapa cabang atau kasir.
Seberapa sering sebaiknya dilakukan?
Minimal sekali setahun, atau setelah ada perubahan proses dan indikasi kebocoran.
Artikel terkait
Mau membahas Audit Internal & Review Prosedur?
Ceritakan kebutuhan, periode, dan kondisi dokumen Anda. Kami balas lewat WhatsApp.
Chat via WhatsApp- +62 851 1730 8880
- info@arunikaconsultant.com
- Sidoarjo, Jawa Timur